Tag: worldview Islam

  • Pembaharuan Kaum Muda dan Konstruksi Muslim Moderat di Indonesia

    Pembaharuan Kaum Muda dan Konstruksi Muslim Moderat di Indonesia

    Artikel ini bertujuan untuk meneliti lintasan historis dan intelektual gerakan reformasi Kaum Muda dan peran pentingnya dalam membangun identitas Muslim moderat di Indonesia. Studi ini berupaya menunjukkan bagaimana etos reformis Kaum Muda telah membentuk moderasi Islam, progresivisme, dan keterlibatan sosial dari awal abad ke-20 hingga periode kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual-kualitatif dengan analisis historis-kritis dan tinjauan pustaka. Data primer diambil dari buku-buku akademis, artikel jurnal yang ditelaah sejawat, dokumen sejarah, dan karya-karya intelektual kunci tentang reformasi Islam, Islam Indonesia, dan moderasi. Analisis ini mensintesis periode sejarah, wacana reformasi, dan dinamika kontemporer untuk mengidentifikasi pola kontinuitas dan transformasi. Studi ini menemukan bahwa reformasi Kaum Muda meletakkan fondasi yang kokoh bagi moderasi Islam Indonesia melalui reformasi pendidikan, integrasi pengetahuan agama dan sains, dan penekanan pada etika sosial daripada dominasi politik. Ekspresi kontemporer Islam moderat dan Islam progresif ditunjukkan sebagai perluasan dari warisan reformis ini. Lebih lanjut, pengalaman Indonesia menunjukkan bahwa Islam dapat hidup berdampingan secara konstruktif dengan demokrasi, pluralisme, dan nilai-nilai kemanusiaan global. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang moderasi Islam sebagai proyek peradaban, bukan sekadar agenda politik jangka pendek. Penelitian ini memberikan wawasan konseptual bagi para pembuat kebijakan, pendidik, dan lembaga keagamaan dalam memperkuat Islam moderat melalui pendidikan, tata kelola, dan keterlibatan sosial. Artikel ini menawarkan kerangka kerja historis-konseptual terintegrasi yang menghubungkan reformasi Kaum Muda awal dengan tantangan masa kini dan masa depan, memposisikan Islam Indonesia sebagai model Islam yang konstruktif, progresif, dan moderat di abad ke-21 dan seterusnya.

  • Pens with a Purpose: Muslim Scholars and Writing Identity

    Pens with a Purpose: Muslim Scholars and Writing Identity

    Writing has always been a sacred and civilizational involvement in Islamic history, inspired by the command of Iqra’ (read) as the first revelation. Muslim scholars viewed writing not merely as a practical skill but as a mission by purpose activity that shaped identity, preserved divine knowledge, and built civilizations. This article explores the central role of writing in the development of Islamic intellectual tradition, emphasizing the intentionality behind Muslim scholarly texts. Writings were composed not only to teach knowledge, but also to counter falsehoods, initiate dialogue, document history, and inspire ethical living. From the particular compilation of hadith to philosophical debates, encyclopedias, and spiritual poetry, these works anchored Islamic thought and identity across centuries and geographies. The article categorizes the purposes behind Muslim writings and connects them to broader civilizational outcomes, such as the flourishing of knowledge in the Islamic Golden Age and the shaping of cultural memory through manuscript traditions. Using a narrative review methodology, this article draws upon classical and modern texts, tracing writing traditions from early Islamic scholars. It also uses textual analysis to identify the embedded purposes and strategies within selected writings. The article argues that the legacy of Muslim scholars’ “pens with a purpose” serves as a model for contemporary knowledge production in the Islamic worldview, especially in a digital age overwhelmed by information, yet hungry for wisdom, authenticity, and ethical guidance. Today’s Muslim writers and thinkers bear a renewed responsibility to write with clarity, truth, and purpose, so they can contribute not only to intellectual discourse but to ethical transformation and community resilience in an increasingly fragmented world.

Call for Papers 2026: March Submission Opportunity

X